Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hal yang Harus Dipahami Sebelum Konsumsi Fasidol Forte

Sebagai salah satu obat yang diandalkan banyak orang, tentu Fasidol Forte sudah tak asing lagi. Namun sayangnya hal tersebut tak sebanding dengan apa yang dipahami. Sebagian penggunanya terkadang mengonsumsinya secara asal, oleh karena itu simak ulasan berikut.

Beberapa Hal Yang Harus Dipahami Sebelum Konsumsi Fasidol Forte

Fasidol Forte merupakan jenis obat yang mengandung zat aktif berupa paracetamol di dalamnya. Kegunaannya pun sangat beragam, mulai dari mengatasi demam, sakit gigi hingga meredam rasa nyeri sendi golongan ringan. Berikut beberapa hal yang harus Anda pahami.

1.  Apa Itu Fasidol Forte?

Fasidol forte pada dasarnya salah satu jenis dari jenis obat lainnya seperti kaplet sirup dan masih banyak lagi. Perihal penggunaannya tak perlu melalui resep dokter alias obat bebas. Dengan begitu, Anda dapat membelinya di toko obat atau apotek secara gampang tentunya.

Fasidol forte mengandung zat aktif paracetamol 650 gram untuk yang berjenis kaplet. Sedangkan sirup kandungannya hanya mencapai 120 mg saja serta kemasannya berupa botol. Sifatnya pun obat bebas hanya berbeda pada bentuk serta kadar kandungan zat aktifnya.

2.  Manfaat Fasidol Forte

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Fasidol forte paracetamol memiliki kegunaan utama sebagai obat demam. Namun, selain itu fungsi lainnya adalah mengatasi masalah terhadap rasa sakit kepala ringan. Tapi dosisnya pun perlu diperhatikan karena cukup beda.

Fasidol Forte

Manfaat lainnya dari Fasidol forte adalah dapat mengobati sakit pada gigi. Hal tersebut menjadi salah solusi yang biasa diandalkan oleh banyak orang karena keampuhannya. Kemudian, obat ini juga berfungsi untuk meredam rasa nyeri golongan ringan serta lainnya.

3.  Cara Penggunaan Fasidol Forte

Langkah penggunaan Fasidol forte pada dasarnya tergantung pada jenisnya serta siapa hang mengonsumsi. Khusus tablet, untuk orang dewasa atau usia 12 tahun ke atas cukup 1 sampa 2 tablet. Ada baiknya agar meminumnya sebanyak 3 hingga 4 kali dalam sehari, jangan lebih.

Sedangkan untuk anak berusia 6 sampai 12 tahun, 1/2 tablet atau 1 tablet saja sudah cukup dan diminum 3 hingga 4 kali sehari. Khusus Fasidol sirup atau kaplet, baik guna konsumsi orang dewasa serta anak-anak, sangat disarankan agar sesuai ketentuan obat dan dokter.

4.  Gejala Oberdosis dan Kontradiksi Fasidol Forte

Pada dasarnya, Anda dapat melihat gejala oberdosis setelah mengonsumsi Fasidol forte. Hal tersebut bisa terlihat dari wajahnya yang memucat serta beraksi seperti muntah ataupun sekedar mual. Lebih lanjutnya yaitu timbul rasa nyeri dibagian petur hingga hipertensi.

Namun jangan khawatir, karena efek samping ataupun gejala overdosis itu dapat di hindari dengan mengenali siapa yang akan mengonsumsi. Salah satu hal yang harus dipastikan adalah Orang tersebut tidak mengidap hipersensitif. Apabila terlanjur, segera bawa ke dokter.

5.  Cara Menyimpan Fasidol Forte

Untuk menjadi kualitas Fasidol dalam keadaan layak konsumsi, maka tempat penyimapanannya pun perlu diperhatikan. Pastikan disimpan pada ruangan bersuhu 20 sampai 25 derajat Celcius.

Kemudian, hindari obat Fasidol Forte terpapar langsung oleh sinar matahari atau disimpan di ruangan dengan suhu diluar ketentuan. Selain itu, jauhkan juga dari jangkauan anak-anak. Perhatikan selalu tanggal batas penggunaan (Kadaluwarsa).

Itulah tadi pembahasan mengenai beberapa hal yang harus dipahami sebelum konsumsi obat fasidol forte paracetamol. Terlepas dari semua penjelasan diatas, tetap disarankan agar Anda meminta panduan langsung kepada dokter. Karena untuk menghindari berbagai risiko buruk.

Posting Komentar untuk "Hal yang Harus Dipahami Sebelum Konsumsi Fasidol Forte"